Buku ini mendiskusikan dua kawasan industri di Indonesia dengan inisiasi pengembangan yang berbeda yaitu Kawasan Industri Kendal dan Kawasan Industri Palu.
Keduanya memperlihatkan bahwa industrialisasi Indonesia berlangsung dalam konteks spasial yang beragam, dengan perbedaan mendasar pada kesiapan infrastruktur, ekosistem tenaga kerja, serta kekuatan aglomerasi ekonomi di tiap wilayah.
Perbedaan yang ditunjukkan oleh keduanya memperlihatkan bagaimana aglomerasi penduduk dan fasilitas pembentuk kompetensi tenaga kerja seringkali tidak selaras dengan pembangunan industri.
Buku ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pemahaman yang lebih utuh mengenai ketidaksinkronan antara dinamika ruang industri dan kesiapan tenaga kerja, serta menjadi bahan refleksi bagi para perencana dan pembuat kebijakan dalam merumuskan arah industrialisasi nasional yang lebih seimbang dan berkelanjutan.








