Paylater dan P2P Lending Dalam Bauran Kebijakan Fiskal Moneter di Negara Berkembang

Kategori: Ekonomi » Non Fiksi » Refrensi | 10 Kali Dilihat
Paylater dan P2P Lending Dalam Bauran Kebijakan Fiskal Moneter di Negara Berkembang Reviewed by admin on . This Is Article About Paylater dan P2P Lending Dalam Bauran Kebijakan Fiskal Moneter di Negara Berkembang

Buku ini menjelaskan konsep Financial Technology (FinTech), konsep dasar tentang bauran kebijakan fiskal dan moneter, perkembangan paylater di Negara Berkembang, dan perkembangan P2P lending di Negara Berkembang. Pada dasarnya, keberadaan teknologi keuangan (FinTech) mempunyai keeratan hubungan dengan kebijakan moneter terutama pada instrumen jumlah uang beredar dan tingkat bunga. Sampai saat… Selengkapnya »

Rating: 5.0
Preorder - Prosess Hari
Harga: Rp 249.000 Rp 199.000
Order via SMS

0813-6798-7500

Format SMS : NAMA LENGKAP#ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH#ALAMAT PENGIRIMAN
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU : PLB151
Kg
27-04-2026
Detail Produk "Paylater dan P2P Lending Dalam Bauran Kebijakan Fiskal Moneter di Negara Berkembang"

Buku ini menjelaskan konsep Financial Technology (FinTech), konsep dasar tentang bauran kebijakan fiskal dan moneter, perkembangan paylater di Negara Berkembang, dan perkembangan P2P lending di Negara Berkembang. Pada dasarnya, keberadaan teknologi keuangan (FinTech) mempunyai keeratan hubungan dengan kebijakan moneter terutama pada instrumen jumlah uang beredar dan tingkat bunga.

Sampai saat ini, tingkat transaksi dan kontribusi FinTech terhadap total transaksi keuangan di Negara Berkembang masih relatif rendah. Oleh sebab itu, Otoritas Moneter (Bank Sentral) sudah menyusun kerangka pembayaran digital dalam bingkai kebijakan moneter.

Sebaliknya, belum semua otoritas fiskal di Negara Berkembang menyiapkan sistem pengelolaan fiskal berbasis pembayaran digital. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut maka buku ini disusun dengan alur pembahasan yang relatif mudah dipahami dan sistematis.

Selanjutnya, kami berharap buku ini dapat meningkatkan pemahaman atau literasi para mahasiswa ekonomi di Indonesia terkait dengan FinTech dan respon kebijakan fiskal-moneter.